Kelas Akselerasi

•Juni 17, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

JAMINAN KUALITAS LAYANAN PROGRAM KELAS AKSELERASI
MTs.NEGERI PONOROGO

A. Pendahuluan
Dewasa ini kebutuhan untuk mengimplementasikan Sistem Jaminan Kualitas (Simintas) menjadi kecenderungan dari banyak institusi pendidikan, sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmennya terhadap penyediaan layanan pendidikan yang berkualitas bagi publik penggunanya. Program kelas Akselerasi sebagai salah satu program unggulan MTs. Negeri Ponorogo yang dimulai pada tahun ajaran 2008/2009, memiliki komitmen kuat untuk mengimplementasikan dan membuat kebijakan mutu sesuai dengan standar pendidikan.
Wacana akselerasi pendidikan baik di tingkat pendidikan dasar maupun di tingkat menengah pernah menjadi wacana fenomenal dalam dunia pendidikan. Hampir berbagai media massa dari tingkat lokal sampai nasional pernah mempublikasikan tentang wacana tersebut. Berbagai argumentasi pro dan kontra seputar wacana akselerasi pendidikan pernah menghiasi hampir berbagai media baik cetak maupun elektronik. Namun, penerapan program akselerasi berdasarkan undang-undang, jadi diperbolehkan, yaitu undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional pasal 4 ayat 4 yang berbunyi : “Warga negara yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa berhak memperoleh pendidikan khusus”.
Esensi dari program akselerasi pendidikan adalah memberikan pelayanan kepada siswa yang mempunyai bakat istimewa dan kecerdasan luar biasa untuk mengikuti percepatan dalam menempuh pendidikannya. Untuk tingkat pendidikan dasar, siswa yang mempunyai bakat istimewa dan kecerdasan luar biasa dapat menempuh pendidikannya selama 5 tahun, sedangkan untuk tingkat menengah SLTP/MTs dan SLTU/MA siswa dapat menempuh pendidikannya selama 2 tahun.

Bagi MTs.N Ponorogo pengimplementasian system jaminan kualitas dalam pengelolaan program kelas akselerasi didasarkan pada kebutuhan dan komitmen untuk membangun dan mengembangkan “budaya berkualitas” (a culture of quality) pada semua aktivitas dan kebijakan manajerial maupun kegiatan pembelajaran sesuai dengan nilai, sikap, etos, dan komitmen berkualitas. Melalui implementasi simintas ini, Program kelas Akselerasi berupaya untuk memberikan konteribusi penting bagi pencapaian salah satu tujuan Madrasah yang tertuang dalam KTSP MTs.N Ponorogo tahun 2008/2009 di antaranya adalah Membentuk siswa yang berkembang secara optimal sesuai dengan potensi yang dimiliki, yang merupakan salah satu capaian dari visi madrasah yaitu: “Unggul dalam mutu, berpijak pada Iman dan Taqwa”

B. Profil Kelas Akselerasi MTs.N Ponorogo
MTs.N Ponorogo merupakan satu-satunya madrasah tsanawiyah negeri yang letaknya di pinggiran kota, tepatnya di jl. Ki Ageng Mirah no. 79 sebelah timur kota Ponorogo. Di kelilingi oleh beberapa SMP negeri yaitu: SMPN 1, SMPN 2, SMPN 5, SMPN Jenangan dan SMPN Siman. Sehingga sejak berdiri tahun 1981 kurang diminati oleh masyarakat sekitar, karena kebanyakan orang tua lebih memilih menyekolahkan anaknya di SMPN dari pada di MTs. Sebagai sekolah pilihan kedua bagi masyarakat MTs.N Ponorogo terus berupaya berbenah diri dengan berusaha meningkatkan kualitas SDM tenaga pendidik dan kependidikan melalui pelatihan-pelatihan dan mendorongnya untuk belajar lagi menempuh pendidikan yang lebih tinggi (program S-2, S-3) sesuai dengan bidangnya masing-masing. Demikian juga kelengkapan sarana pembelajaran terus di tingkatkan.
Sejak tiga tahun terakhir setelah ada fasilitas ruang komputer dengan kelengkapan 25 unit computer yang bisa digunakan untuk mengakses internet 24 jam, MTs.N Ponorogo mulai diminati oleh masyarakat. Hal ini ditunjukkan oleh jumlah rombongan belajar yang terus meningkat. Sampai tahun ajaran 2008/2009 jumlah rombongan belajar adalah 17 kelas terdiri kelas VII 6 kelas, kelas VIII 6 kelas dan kelas IX 5 kelas dengan jumlah 625 siswa. Dan karena keterbatasan jumlah ruang belajar pada penerimaan murid baru tahun ajaran 2008/2009 jumlah siswa yang tidak diterima lebih dari 50 orang siswa
Berdasarkan kondisi tersebut di atas, maka mulai tahun pelajaran 2008/2009 MTs Negeri Ponorogo di bawah kepemimkpinan Bapak Drs.H. Imam Asj’ari, SH., M.Pd memberanikan diri membuka “Program Kelas Akselerasi” dalam rangka melayani siswa yang memiliki kemampuan di atas rata-rata. Dan sekaligus menunjukkan kepada masarakat bahwa Madrasah tidak seharusnya menjadi pilihan ke dua dalam menyekolahkan putra-putrinya, karena program kelas akselerasi di MTs. Negeri Ponorogo merupakan program yang pertama di lingkungan pendidikan baik sekolah umum maupun madrasah di daerah Kabupaten Ponorogo.

1. Pengertian Program
 Kelas khusus yang diperuntukkan bagi siswa yang memiliki kemampuan di atas rata-rata untuk menyelesaikan standar kompetensi lebih cepat.
 Kelas khusus ini terpisah dari kelas regular.
 Lama Belajar: Waktu yang digunakan untuk menyelesaikan program belajar bagi siswa program kelas akselerasi dipercepat dari 3 (tiga) tahun menjadi 2 (dua) tahun
 Tahun pelajaran 2008/2009 membuka 1 (satu) kelas program kelas akselerasi, dengan ketentuan jumlah siswa minimal 10 dan maksimal 20 siswa.
 Persyaratan peserta program kelas akselerasi:
a. Memiliki Nilai Ujian Nasional atau UASBN rata-rata 8,00 atau lebih
b. Memiliki Nilai Rapor kelas kelas IV s/d kelasVI untuk seluruh matapelajaran rata-rata 8,00 atau lebih
c. Lulus Tes Intelegensi Umum dengan katagori cerdas s/d genius.
d. Berminat mengikuti program dan sanggup mematuhi semua aturan program kelas akselerasi.
e. Siap menyelesaikan studi selama 2 (dua) tahun.
f. Mendapat persetujuan dan dukungan orang tua.

2. Dasar Hukum
 UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
 PP Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
 Permen Diknas Nomor 22, 23 dan 24 tentang Setandar Isi, Setandar Kelulusan dan Pelaksanaan Permen Diknas Nomor 22 dan 23.
 Surat Edaran Kakanwil Depag Propinsi Jawa Temur Nomor: Kw.13.4/KP.02.3/1475 tanggal 15 Mei 2007 tentang Penyelenggaraan Program Kelas Percepatan Belajar di Madrasah.

3. Tujuan dan Target
 Memberi kesempatan kepada siswa yang memiliki kemampuan di atas rata-rata untuk menyelesaikan program belajar lebih cepat.
 Menghasilkan output dan outcome MTs.N Ponorogo yang lebih berkualitas.
 Menyelesaikan waktu belajar lebih cepat, yaitu dari 3 (tiga) tahun menjadi 2 (dua) tahun.
 Lulusan program kelas akselerasi diterima di sekolah lanjutan tingkat atas yang bermutu.
 Lancar berbahasa Inggris dan bahasa Arab serta hafal Juz ‘Amma

C. Implementasi Jaminan Kualitas
Implementasi Jaminan kualitas Program akselerasi MTs.N Ponorogo didasarkan pada kebutuhan dan komitmen untuk membangun dan mengembangkan “budaya berkualitas” (a culture of quality) pada semua aktivitas baik guru maupun siswa dalam kegiatan pembelajaran sesuai dengan nilai, sikap dan etos berkualitas. Komitmen ini mendapatkan respon baik dan apresiasi positif dari Kepala Kantor Departemen Agama Propensi Jawa Timur, sehingga diterbitkannya ijin program kelas akselerasi di MTs.N Ponorogo dengan SK No: Kw.13.4/1/PP.00.05/576-A/SK/2009
Sebagai tanggung jawab institusional setelah diterbitkannya ijin program akselerasi, MTs Negeri Ponorogo berupaya mengimplementasikan system layanan kualitas pendidikan pada program kelas akselerasi dengan sasaran:

1. Kegiatan Pembelajaran
Pragram kelas akselerasi MTs.N Ponorogo mensyaratkan bagi siswa yang siap melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi yang bermutu, maka pada struktur kurikulum ada beberapa perbedaan dibandingkan dengan kelas regular, diantaranya:
 Jumlah jam per minggu : 53 – 58 jam pelajaran, untuk hari Senin – Kamis kegiatan pembelajaran sampai jam ke 12 (Pk 16.10)
 Kegiatan pembinaan keagamaan dan perwalian dimasukkan di dalam jam intrakurikuler.
 Mata pealajaran Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA ditambah jam tatap muka.
 Mata Pelajaran Bahasa Arab dan Bahasa Inggris ditambah jam praktek berkomunikasi dingan pihak luar (Lembaga Perguruan Tinggi, SMU faforit, dan Pondok Modern Gontor)
 Mulai kelas VII semester gasal untuk matapelajaran TIK telah diperkenalkan materi internet.
 Kolaborasi guru matapelajaran dengan guru TIK untuk memberi tugas kepada siswa kelas akselerasi dengan memanfaatkan kemampuan siswa mengakses data dari internet.
 Evaluasi dilakukan dalam dua bentuk:
a. Ujian Blok : untuk penilaian setiap kompetensi dasar atau beberapa kompetensi dasar.
b. Ujian akhir Semester : untuk penilaian kemampuan siswa dalam mengerjakan soal-soal yang bersetandar soal-soal Ujian Nasional.

2. Peningkatan SDM dan Sarana
Memperhatikan hasil tes psikologi siswa-siswi kelas akselerasi yang dilaksanakan oleh Pusan Layanan Psikologi (PLP) Univesitas Muhammadiyah Malang pada tanggal 01 Desember 2008., yang memberikan rekomendasi bahwa siswa-siswi kelas akselerasi angkatan pertama, sebagaian tidak disarankan untuk masuk pada program. Sementara orang tua siswa dan masyarakat di lingkungan Madrasah sudah terlanjur percaya dan berharap kepada Madrasah untuk melaksanakan program kelas akselerasi tersebut sampai tuntas, maka Madrasah mengelola kelas akselerasi pada saat sekarang maupun yang akan datang dengan serius dengan upaya-upaya sebagai berikut:

 Untuk meningkatkan kemampuan akademik siswa, diadakan program pendampingan siswa secara individual atau berkelompok, dengan cara menugaskan guru baik dari dalam maupun dari luar madrasah (Perguruan Tinggi) yang memiliki kualifikasi memadai untuk membimbing siswa dalam belajar di luar jam pelajaran, khususnya untuk mata pelajaran : Matematika, Bahasa Inggris dan IPA
 Untuk membantu siswa dalam memahami potensi dirinya dan bagaimana cara mengembangkannya secara mandiri, akan didakan program pendampingan bimbingan dan konseling dari lembaga professional yaitu dari PLP Universitas Muhammadiyah Malang.(dalam proses MoU)
 Untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menampilkan model-model pembelajaran yang bermakna dan variatif (contextual learning, active learning, quantum learning dll), maka akan diselenggarakan:
1. Diklat guru secara Periodik, dengan menghadirkan narasumber yang professional.
2. Study banding untuk guru matapelajaran ke madrasah/sekolah yang telah melaksanakan kegiatan pembelajaran yang berkualitas.
3. Lesson study untuk guru-guru matapelajaran Matematika, IPA, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris
 Melengkakapi sarana dan prasarana pembelajaran, diantaranya:
1. Perpustakaan ekslusif yang berisi buku-buku yang diperlukan oleh siswa yang ditempatkan di ruang kelas dan dikelola secara mandiri oleh siswa.
2. Alat-alat peraga pembelajaran untuk menunjang kegiatan pembelajaran, khususnya untuk matapelajaran: matematika, IPA, IPS dan PAI
3. Multimedia dan Jaringan internet di dalam kelas yang dapat dimanfa’atkan oleh siswa setiap saat.
 Bekerjasama dengan MTs.N I Malang yang akan dijadikan orientasi bagai kelas akselerasi MTs.N Ponorogo.
 Agar orang tua siswa mendukung program kelas akselerasi, diadakan musyawarah orang tua siswa tiap 2 bulan sekali.

D. Penutup
Pendaftaran murid baru tahun pelajaran 2009/2010untuk kelas akselerasi MTs. Negeri Ponorogo telah dibuka beberapa waktu yang lalu, beberapa calon siswa sudah mulai mendaftar dan kebanyakan dari SD favorit di Ponorogo. Diantaranya dari SD Mangkujayan I, SD Muhammadiyah I, SD Ma’arif Ponorogo dll. Dari data yang masuk, orang tua calon murid baru tersebut adalah dari lingkungan masyarakat menengah ke atas, yaitu: PNS dilingkungan pemerintah Kab. Ponorogo, Guru dan dosen dan para pengusaha di Ponorogo
Keberhasilan program kelas akselerasi MTs. Negeri Ponorogo masih belum bisa diukur, karena masih belum 2 tahun. Kekurangan dan kelemahan masih banyak ditemukan baik sarana dan prasarana pembelajaran, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan maupun peserta didiknya. Tetapi semangat kepala Madrasah beserta para pengelola untuk menuju yang terbaik akan terus membara. Oleh sebab itu saran, kritikan sekaligus dukungan dari semua pihak terutama dari keluarga besar Departemen Agama Kabupeten Ponorogo sangat diharapkan demi keberhasilan milik kita bersama yaitu; Program Kelas Akselerasi MTs. Negeri Ponorogo.

Hello world!

•Juni 17, 2009 • 1 Komentar

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.